
MIN4BATANGHARI- Bertempat di ruang kelas 6 (enam) Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 Batang Hari melaksanakan simulasi Asessment Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) tahun 2022. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 21 september 2022 s.d. 22 september 2022 yang dibagi menjadi dua sesi per harinya. Sebagai informasi, Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) menjadi bentuk evaluasi baru di bidang pendidikan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama melalui Ditjen Pendidikan Islam. AKMI merupakan evaluasi yang digunakan untuk memetakan mutu sistem pendidikan dengan menggunakan instrumen asesmen kompetensi. Kompetensi peserta didik yang diukur tersebut adalah Literasi Membaca, Literasi Numerasi, Literasi Sains, dan Literasi Sosial Budaya.
Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) adalah bentuk evaluasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama untuk mengukur kompetensi peserta didik madrasah dalam Literasi Membaca, Literasi Numerasi, Literasi Sains dan Literasi Sosial Budaya.Hasil asesmen tersebut dapat digunakan oleh guru dan madrasah untuk memperbaiki layanan pendidikan yang dibutuhkan peserta didik sebagai dasar untuk menyusun suatu rancangan pembelajaran. AKMI bertujuan untuk mengukur kompetensi peserta didik madrasah pada literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains dan literasi sosial budaya. Berikut ini adalah fungsi dari Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI):
1. Untuk mendiagnosis kompetensi peserta didik dan tindak lanjut perbaikan pembelajaran.
2. Sebagai bahan pemetaan mutu pendidikan madrasah.
3. Sebagai Bahan dalam menyusun program maupun intervensi kebijakan pemerintah dalam peningkatan mutu pendidikan di madrasah.
Adapun sasaran AKMI adalah peserta didik kelas V MI, VIII MTs, dan XI MA/MAK, dengan syarat satuan pendidikan yang bisa mengikutinya yaitu sebagai berikut :
1. Madrasah yang telah memiliki ijin operasional.
2. Seluruh madrasah (MI, MTs, MA/MAK), baik Negeri dan Swasta yang terdaftar dalam pangkalan data EMIS dan memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) yang valid.
3. Madrasah yang melaksanakan AKMI Tahun 2021 hanya jenjang MI baik negeri dan swasta, yang meliputi 50% dari jumlah MI di seluruh Indonesia.
Sedangkan 50% MI lainnya akan mengikuti AKMI pada tahun 2022 bersamaan dengan pelaksanaan AKMI jenjang MTs dan MA. (datanya berdasarkan rekomendasi World Bank).
Syarat peserta AKMI Tahun 202 adalah sebagai berikut:
1. Peserta didik terdaftar dalam pangkalan data EMIS yang memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) valid.
2. Peserta didik masih aktif belajar pada MI.
3. Peserta didik duduk di kelas 5 (lima) MI pada saat pelaksanaan AKMI.
4. Peserta didik yang memiliki hambatan bahasa/membaca/penglihatan tidak wajib mengikuti AKMI.
Instrumen AKMI disiapkan oleh Direktorat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Instrumen AKMI disiapkan dalam bentuk soal digital dan merupakan dokumen negara yang bersifat rahasia. Instrumen AKMI terdiri atas Literasi Membaca, Literasi Numerasi, Literasi Sains dan Litarasi Sosial Budaya.
1. Literasi Numerasi Literasi numerasi merupakan kemampuan untuk mengaplikasikan konsep bilangan dan keterampilan operasi hitung di dalam kehidupan sehari-hari.
2. Literasi Numerasi Literasi membaca adalah kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks untuk menyelesaikan masalah, mengembangkan kapasitas individu,
sebagai warga Indonesia dan warga dunia agar dapat berkontribusi secara produktif di masyarakat
3. Literasi Sains Literasi sains adalah pengetahuan dan kecakapan ilmiah dalam mengidentifikasi pertanyaan, memperoleh pengetahuan baru, menjelaskan fenomena ilmiah, serta mengambil simpulan berdasar
fakta, memahami karakteristik sains, serta kesadaran bagaimana sains dan teknologi mempengaruhi manusia dan lingkungan.
4. Literasi Sosial Budaya Literasi sosial budaya merupakan kemampuan individu dan masyarakat dalam bersikap terhadap lingkungan sosialnya sebagai bagian dari suatu budaya dan bangsa, termasuk kemampuan untuk menerima dan beradaptasi, serta bersikap secara bijaksana atas keberagaman.
Soal AKMI terdiri dari beberapa bentuk, yaitu sebagai berikut:
1. Pilihan Ganda.
2. Pilihan Ganda Kompleks (kemungkinan jawaban benar lebih dari satu).
3. Menjodohkan.
4. Isian Singkat.
Dalam pelaksanannya, para peserat tidak mengalami kendala yang begitu berarti hal ini tidak terlepas dari sosialisasi yang telah dilakukan jauh hari sebelumnya. H. Suhardiman selaku kepala MIN 4 Batang Hari mengucapakan melaksanakan AKMI tahun 2022 dan memberikan apresiasi kepada seluruh panitia yang terlibat dalam kegiatan tersebut sehingga kegiatan dapat berjalan sukses dan lancar. Walaupun masih ada beberapa catatan kecil yang akan dijadikan bahan evaluasi untuk pelaksanaan tahun berikutnya agar lebih baik lagi. #TimHumasMin4 (a.y)
|
250x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...